Discuss!

Siapa yang Pelit Akan Bertampah Pailit






Oleh Brilly El-Rasheed
Inspirator Golden Manners



Sebagaimana yang sering dijelaskan para ulama', bahwa sedekah adalah pangkal harta. Barangsiapa yang rajin sedekah, maka hartanya akan terus bertambah karena saluran rizkinya rutin dibersihkan dari sampah-sampah yang bakal menyumbat.
Tidakkah kita tertarik dengan janji Allah ini? Maka pastikan, tiada hari tanpa sedekah, tiada hari tanpa kebaikan. Insya Allah, Allah Azza wa Jalla akan membukakan pintu-pintu rizki-Nya untuk kita. Amin.
Tapi jangan sekedar berkata “amin”...! Harus disertai dengan kemauan yang kuat dan usaha yang optimal, agar kita benar-benar dapat menjadi bagian dari hamba-hamba Allah yang pemurah.

Tidak Perlu Galau
Sesungguhnya pada diri setiap manusia, telah ditetapkan bagi mereka rizkinya sejak roh ditiupkan pertama kali ke dalam kandungan ibu. Bermacam-macam tingkatan rizki setiap manusia. Namun demikian, bukan berarti tidak bisa berubah karena walau bagaimanapun itu adalah hak prerogatif Allah Azza wa Jalla.
Rizki yang dituliskan tersebut bisa diibaratkan 1 botol aqua yang penuh berisi air. Ketika itu habis maka habislah usia manusia hidup di dunia ini. Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya bahwa rizki telah ditetapkan, hanya tinggal bagaimana cara kita meraihnya. Anda mau meraihnya dengan jalan halal penuh berkah, ataupun dengan jalan haram, yang pasti sudah ada jaminan rizki untuk kita semua. Maka tidak salah jika AA Gym, Ust. Mansur, dll, lebih suka mengatakan menjemput rizki daripada mencari rizki.
Beberapa dari kita mungkin mengatakan: “Kok rizki saya rasanya seret banget. Usaha ini itu, tidak juga membuahkan hasil. Pokoknya serba sulit deh.” Jika itu terjadi, maka kita perlu introspeksi diri. Jangan-jangan ada hal-hal yang membuat rizki kita ditahan oleh Allah hingga sampai akhir hayat pun kita hidup berkesusahan.
Orang yang rizkinya sedang seret pasti hatinya mampet, mampet dari berfikir sehat. Sehingga tak jarang ia menerjang larangan-larangan Allah, dengan dalih bahwa mencari yang halal saja susahnya minta ampun, apalagi yang halal? Tentu semakin susah dan membingungkan...!
Orang semacam itu berarti sudah kehilangan rasa tawakkal kepada Allah Azza wa Jalla, sehingga ia seakan tidak punya Tuhan yang dijadikan tempat meminta, ia kejar rizki itu sekuat-kuatnya, sehingga semakin dikejar rizki itu semakin menjauh tidak mau mendekat. Karena ia tidak mau menjemput rizki itu dengan ketenangan dan kelembutan, tapi malah mengejarnya dengan penuh kekerasan dan kegalaan, tentu saja rizki semakin takut dan tidak bakal mendekat, bukan?

Jemputlah, Jangan Malah Dikejar...!
Penulis sangat setuju dengan istilah “menjemput rizki” daripada istilah “mengejar rizki”. Istilah menjemput rizki lebih anggun, bijaksana dan logis. Betapa tidak, bukankah rizki kita sudah dipersiapkan oleh Allah Azza wa Jalla? Kalau sudah dipersiapkan, lalu mengapa kita harus mengejarnya, yang ada malah rizki itu takut kepada kita dan tidak mau mendekat. Jadi jemputlah rizkimu dengan keadaan tenang, sabar dan penuh dengan nuansa yang menyenagkan, agar rizki itu takluk dan tidak merasa takut.
Tapi bukan berarti penulis menganjurkan untuk bermalas-malas dengan mengandalkan rizki yang telah disediakan Allah. Karena dengan bermalas-malas tentu kita tidak akan mampu menjemput rizki kita. Ambil contoh: jika kita mau menjemput anak atau keponakan kita di sekolah, apakah kita mampu membawanya pulang ke rumah jika kita hanya tidur dan santai di rumah? Tentu tidak, bukan? Kita perlu menggerakkan tangan, kaki dan seluruh anggota tubuh kita, dan juga perlu adanya alat transportasi untuk mempermudah.
Ya, seperti itulah logikanya. Sekarang Anda sudah maklum, bukan? Jika sudah, maka jemputlah rizki Anda, jangan malah mengejarnya.

Tapi, Anda perlu mengingat, kalau Anda menginginkan rizki Anda berjalan lancar bak air yang ada di sungai, maka Anda harus membersihkan salurannya setiap hari, tidak boleh malas...! Jika Anda bertanya dengan apa aku harus membersihkan alirannya, perlu Anda mengulangi lagi membaca dari awal agar mampu memahaminya.


Admin: Muhammad Maftuhin
Editor: Muhammad Sutrisno S.Pd.I
Copyright: cafeilmubrilly.blogspot.com
Ingin beriklan Rp. 50.000,-/bulan? Hubungi 081515526665










Related

Faidah 5004844679429694086

Posting Komentar

Sampaikan komentar Anda sebagai wujud terima kasih Anda dan sebagai bahan evaluasi kami.

emo-but-icon

Arsip Blog

Tafaqur

Tafaqur
Tebar Waqaf Al-Quran

Blogging Network

Hot in week

Total Tayangan Halaman

Promo SBY

Promo SBY

Kontributor

item